Monday, February 10, 2014

Jangan Tanya IPK Saya!

Tadi pagi baru aja dari kampus, ambil KHS (Kartu Hasil Studi). Teman-teman yang lain sudah deg-degan sebelum ambil KHS. Saya sih biasa aja. Saya yakin bakal lebih parah dari semester dua kemarin, karena di semester tiga ini, saya gak sengaja mematikan dua mata kuliah. Itu akibat saya sangat sangat menyepelekan kehidupan kuliah saya.

Dan benar saja. Lebih parah daripada semester dua kemarin. Ya Tuhan... Saya rasa ini karma atas apa yang saya lakukan selama ini: menyepelekan kehidupan kuliah saya. Saya enggak bodoh kok. Saya juga gak pintar. Yap! Saya cuma malas.

Saya cukup stres setelah melihat KHS saya. Rasanya mau mukul diri sendiri. Rasanya pengen teriak "BEGO BANGET SIH LO!" dan abis itu marah-marah ke diri sendiri.

Penyesalan emang datangnya terakhir. Sekarang saya gak bisa apa-apa selain merenungi ini dan mulai rajin datang kuliah, rajin ngumpulin tugas, dan mulai untuk tidur lebih awal agar bisa bangun pagi.

By the way, kalau kalian suka mampir ke blog saya, pasti kalian lihat beberapa postingan saya yang kerjaannya datang ke acara nonton film dan jadi volunteer. Mungkin inilah sebabnya saya menyepelekan kehidupan kuliah saya. Ini harus segera dikurangi! Ini harus segera dibenahi! Saya harus bisa menaikkan IPK saya di semester empat nanti! Tolong dukung saya ya teman-teman!

Unlucky day I ever had.

Sekali lagi, jangan tanya IPK saya.

@theaarbar

Sunday, February 9, 2014

Hari Pers Nasional

SELAMAT HARI PERS NASIONAL!

Saya cuma berharap, semoga media cetak maupun elektronik bisa memberikan berita yang lebih berbobot dan berimbang. Saya juga berharap agar para Jurnalis diberikan upah yang layak dan diperlakukan layaknya manusia biasa.

Kenapa? Karena Jurnalis kerjanya bisa 24/7. Ya gak full 24/7 juga sih. Tetep ada liburnya. Tapi ah... jadi Jurnalis itu sulit. Fisik dan mental harus kuat dan harus siap kapan aja. Karena peristiwa kan gak ada yang tau kapan dan dimananya. Hehehe.

@theaarbar

Saturday, February 8, 2014

Triple 'Lonely'.

Februari. Bulan cinta dan kasih sayang. Yap! Kita memasuki bulan cinta!

Kali ini saya mau share tiga lagu Korea yang semuanya berjudul 'Lonely'. Saya pribadi suka banget sama ketiga lagu ini. Enak didengar dan bikin galau. Hahaha... :p

Okelah. Daripada kelamaan, ini dia triple 'Lonely'-nya!

Lonely - 2NE1 (2011).
Lagu Lonely ini adalah single kedua sekaligus lagu comeback mereka (dari album 2NE1) yang rilis pada 11 Mei 2011. Ah, saya sih emang suka semua lagu dari 2NE1. Tapi yang satu ini bikin nyes sih. Vokal CL, Bom, Dara, dan Minzy yang kuat ditambah petikan gitar yang asik. MVnya juga keren. Ah! Favorit banget deh! 


Lonely - Hyolyn (2013).
Ini adalah salah satu lagu di album debut solo Hyolyn (SISTAR), LOVE & HATE yang rilis 26 November 2013. Lagu Lonely dan One Way Love menjadi lagu andalan album LOVE & HATE. Saya pribadi belum sempat download mendengar lagu yang One Way Love. Hahaha... By the way, lagu ini asik banget, bener-bener bisa bikin galau. Suara Hyolyn yang emang udah enak ditambah dentingan piano yang asik. MVnya juga keren. Syutingnya di London. Rasanya kayak beneran lonely gituh. Keren!


Lonely [없구나] - B1A4 (2014).
Ini adalah salah satu lagu di album terbaru mereka, WHO AM I yang rilis 13 Januari 2014 kemarin. Lagu Lonely menjadi lagu comeback mereka. Saya pribadi suka lagu ini karena ada Baro! Hahaha... Enggak deng. Musiknya emang asik sih buat didengerin. MVnya juga bagus. Adem ngeliatnya. :)


Gimana? Sudah galau? Hahaha...

@theaarbar

Friday, February 7, 2014

Mimpi itu... [part 3]

Mata kami bertatapan. Lama sekali. Tak lama ia menyentuh bibirku dengan lembut. Aku ingin meresponnya. Namun aku takut...

Hari ini saya mimpi beginian lagi. Ya Tuhan. Saya gak kuat dapat mimpi kayak gini. Saya capek. Next time, mending kasih saya mimpi jadi orang kaya gitu. Hiks...

Jadi tadi saya tidur sekitar pukul 3 pagi dan kebangun (gegara kepanasan dan suara bising di teras rumah) pukul 15.20 tadi.

Kami berempat. Ada aku, si A, si B, dan si C (saya gak tau nama asli mereka). Kami adalah sahabat dari kecil dan hari ini kami sedang jalan-jalan di taman bermain (macam Dufan).

Hari ini aku senang sekali bisa bermain bersama mereka. Rasanya gak mau pulang. Tapi apa daya, hari sudah mulai gelap. Si A yang lebih tua beberapa tahun dari kami, mengajak kami pulang. Si B (yang sedikit bandel dan seumuran dengan saya) enggan pulang. Lalu ia berlari ke arah game bersama si C (yang sedikit geek namun wajahnya sedikit lebih tampan daripada si A dan si B. Si C juga seumuran sama saya dan si B).

Game itu berbentuk ruangan kecil. Aku dan Si A menunggu di depan ruangan game itu. Suara berisik si B membuat kami tertawa kecil. Tak lama si B dan si C keluar dari ruangan itu. Mereka memamerkan skor mereka. Aku tertarik memainkannya.

Si C langsung menarik tangan aku. Kami masuk ke dalam kotak game itu. Ternyata game itu seru banget (padahal sih saya gak tau itu game apaan). Kami main lama banget. Lebih lama daripada si B dan si C main tadi.

Karena kami masih lama mainnya, si A dan si B mau membeli minum dulu. Kami hanya mengangguk tanpa melihat si A.

Tak lama setelah itu, pundakku dan pundak si C bersentuhan. Aku langsung menengok ke arah si C. Si C menatapku dengan tatapan yang belum pernah aku lihat.

Kemudian mata kami bertatapan. Lama sekali. Tak lama ia menyentuh bibirku dengan lembut. Aku ingin meresponnya. Namun aku takut ketahuan oleh si A dan si B. Aku takut persahabatan kami tiba-tiba renggang karena hal ini.

Aku memang gak ada rasa dengan mereka bertiga. Tapi aku merasa kalau mereka bertiga ada rasa denganku. Makanya aku bingung harus bagaimana disituasi ini.

Sentuhan bibir dari si C makin 'menjadi'. Aku gak sanggup melawannya. Akhirnya aku menyerah dan membiarkan si C 'menguasai' bibirku.

Dan gak lama saya langsung terbangun. Terima kasih telah memberikan mimpi seperti ini.

Ya Tuhan... Tolong jangan kasih saya mimpi kayak gini lagi. Gak kuaaat! :'(

Wednesday, January 29, 2014

KILLERS Youth Ambassador Gathering

Akhirnya... Killers Youth Ambassador Gathering!

Hari ini saya hampir tidak jadi datang ke acara gathering ini karena cuaca yang tidak mendukung. Kemarin cerah sekali, tapi hari ini benar-benar gelap. Hujan dari pagi dan saya sempat dapat kabar kalau daerah Mampang Prapatan dan Kemang dilanda banjir.

Tapi saya bersyukur karena daerah Ps. Minggu sampai Kuningan tidak dilanda banjir, jadi saya tetap bisa datang ke acara gathering.

Schedule hari ini adalah nonton (lagi) film Killers di Blitzmegaplex dan dilanjutkan dengan bertemu eksekutif produser dan beberapa pemain Killers di Galeri Indonesia Kaya. Saya agak kecewa karena Timo dan Kimo tidak bisa datang. Padahal saya mengharapkan mereka datang ke acara gathering ini. :(

Seharusnya kami nonton Killers jam 4 sore. Tapi karena ada kesalahan teknis dari Blitzmegaplex, akhirnya molor sampai sejam. Para Youth Ambassador yang lain mungkin gak sabar untuk nonton film Killers. Penasaran sama filmnya.


Killers - Inside Us Lives a Killer.

Ah, kalau saya sih udah gak penasaran. Saya udah nonton film Killers versi belum disensor Desember tahun kemarin. Advance screening. Cuma ada 12 orang yang kepilih buat nonton film Killers versi belum disensor lho! (Ceritanya mau sombong) :p

By the way, kesal banget habis nonton film Killers versi yang sudah disensor. BROH! YANG DISENSOR BANYAK BANGET! Spoiler sedikit nih, scene opening yang Nomura lagi beradegan seks dengan korbannya, kalau di versi belum disensor, adegan itu ada kayaknya 2 menitan, sedangkan kalau versi yang sudah disensor kayaknya cuma ada setengah menit kurang deh.

Kecewa banget. Karena menurut saya, scene itu adalah scene Timo banget! Kenapa saya bilang begitu? Karena di film Timo sebelumnya, The ABCs Of Death (2012) segmen L Is For Libido dan V/H/S 2 (2013) segmen Safe Haven, adegan seks pasti ada walaupun cuma beberapa detik. Hahaha.

Setelah nonton film Killers, para Youth Ambassador yang jumlahnya lebih dari 50 orang, digiring menuju Galeri Indonesia Kaya untuk ketemu dan bincang-bincang dengan Oka Antara (as Bayu Aditya), Dimas Argoebie (as anaknya Darma), Aoura Lovenson Chandra (eksekutif produser), dan Fauzar Acut (produser).


Kak Halli membuka acara.

Salam dari Timo yang gak bisa hadir di gathering hari ini.

Kiri-kanan: Aoura, Fauzar, Oka, dan Dimas.

Kiri-kanan: Aoura, Fauzar, Oka, dan Dimas.

Ternyata Oka Antara adalah orang yang asik dan santai. Karena kita bukan pers, Oka Antara blak-blakan cerita soal Killers, kenapa dia kepilih main di film Killers dsb.

Ada satu omongan Oka Antara yang perlu direnungi. Terutama buat para wartawan/wati di Indonesia. Dia sempat kecewa soal filmnya, V/H/S 2 segmen 'Safe Haven', yang tidak diberitakan sama sekali di Indonesia. Padahal film ini masuk Sundance Film Festival 2013 bersama film What They Don't Talk About When They Talk About Love (Mouly Surya - 2013) lho!

Apa kita harus nyiapin makanan enak buat wartawan/wati biar mereka mau nulis atau ngeberitain yang baik-baik tentang film kita? Enggak kan?

Sempet ketawa kecil dengar kalimat itu, padahal dalam hati sih deg banget. Saya udah sering datang ke screening atau gala premiere film yang penuh dengan wartawan/wati media cetak maupun online. Kita emang dikasih makan enak sih. Mungkin ini karena kebiasaan. Pihak dari film takut kalau filmnya gak diberitakan, makanya para wartawan/wati dikasih makan (ah, kalau saya sih sebenarnya gak ngaruh dikasih makan juga. Karena saya kan cuma ngereview filmnya. Kalau filmnya gak bagus, ya saya bilang gak bagus). :p

Mungkin inilah jawaban kenapa film-film dengan budget kecil banyak yang kurang laku.

Dan inilah mengapa film Killers gak ada gala premiere-nya. Saya sempat dengar dari Kak Jeffrey kenapa Killers gak ada gala premiere, kata Timo sih gak guna dan buang-buang uang. Hahaha... Bener juga sih. Gala premiere kan cuma didatangi cast & crew, wartawan, dan beberapa orang yang beruntung bisa nonton gratis gegara ikutan kuis di socmed (ini sih saya banget). :p


Bersama Oka Antara. Kyaaa!

Kiri-kanan: Saya, Kahfi, Vania, dan Hannah Al Rashid.

After gathering. Abis bantuin beres-beres (efek JiFFest) :p

Ah! Pokoknya mah seru banget bisa bincang-bincang sama mereka. Kita bisa tau dibalik pembuatan film Killers. Kita juga sempat tanya-jawab dan banyak pertanyaan yang mengundang tawa. Saya bersyukur bisa datang ke acara gathering ini dan saya juga bersyukur bisa jadi salah satu Youth Ambassadornya Killers. Pengalaman yang gak terlupakan banget!

@theaarbar