Thursday, May 10, 2012

Workshop L.A Lights Indie Movie 2012 - Jakarta


Tik... Tok... Tik... Tok...

Kebiasaan buruk gue selama ini adalah: bergadang dan bangun (ke)siangan dan telat.

Dan hari ini adalah hari penting buat gue. Ya! Gue hari ini ikut Workshop L.A Indiemovie 2012. Gue baru pertama kali ikut workshop film dan workshop ini sangat penting buat gue. Gue harus nambah ilmu perfilman gue. Karena sampai detik ini, gue masih gak diizinin untuk terjun ke dunia perfilman.

Mama mau semua anaknya kerja kantoran. Sedangkan gue gak suka kerja kantoran. Say sorry for my Mom and my Dad, gue akan terus kejar passion gue walau gak ada restu dari kalian.

Back to the topic.

HARI INI GUE TELAT BANGUN! Dan gue telat datang ke acara Workshop L.A Indiemovie 2012 di PPHUI Kuningan, Jakarta!

Bangun-bangun gue langsung berlari ke kamar mandi. Mau nangis rasanya. Mbak Ros yang masih ada di rumah langsung bantuin gue menyiapkan semua yang mau gue pakai hari ini. Oops! Sorry, gue bukan anak manja. Kalau kepepet, Mbak Ros emang pasti bantuin gue sambil marah-marah (Yay! Mbak Ros itu tukang marah-marah tapi alhamdulillah kerjanya bagus).

Setelah selesai ini-itu, gue langsung telpon Pak Yusuf. Sudah dua kali gue pakai jasa ojeg beliau (yang pertama bisa baca disini). Pak Yusuf udah stay di depan ITC (fyi, beliau baru aja nganterin penumpang yang lain ke Cinere). Dan dengan cepat pak Yusuf nganterin gue ke PPHUI Kuningan, Jakarta.

Gue tau bakal telat banget. Acara mulai jam 10 dan gue masih dijalan. Gue rasa bakal telat banget. Dan benar saja! Telat 30 menit! Tapi untungnya masih keburu.

Gue masuk ke dalam hall PPHUI dan langsung ditunjukin tempat duduk baris dua dari depan! Oh! Thank you, God! Gue telat 30 menit dan gue dapat tempat duduk baris dua dari depan! Awesome!

Pembicara sesi pertama adalah Riri Riza dan Nur Hidayat (Mas Mono, DOP). It's awesome moment dimana gue bisa lihat dan bisa berada di satu ruangan bersama sutradara dan DOP terkenal! Di sesi pertama ini kita ngomongin The Script Battle: The Scriptwriter vs The Audience, dimana sang penulis skenario harus bisa membawa penontonnya masuk kedalam cerita yang ia buat. Dan di sesi ini, Riri Riza membuat skenario pendek dan membuat sebuah area syuting diatas panggung. Awesome banget!

Skenario super pendek itu dibintangi oleh Prisia Nasution (pemain FTV) dan Lukman Sardi. Kyaaaa! Prisia aslinya cantik banget dan Lukman Sardi benar-benar keren.

Kemudian sesi kedua ada seorang visual effects artist yang-saya-lupa-namanya, menjelaskan tentang bagaimana proses kreatif membuat video yang memakai visual effects, mulai dari ide sampai eksekusi hingga hasil akhir. Dan talkshow ini asik banget. Ternyata untuk bikin video yang pakai visual effect 30 detik aja, para visual effects artist ini harus memakan waktu 3 bulan atau lebih. Cool!

Kemudian sesi terakhir ada Professor Richard Krevolin (yang nyentrik abis) ngomongin cara mengangkat ide menjadi sebuah skenario. Sesi terakhir ini benar-benar membantu gue banget. Ternyata ada step by step cara mengangkat ide menjadi sebuah skenario. Awesome! Sangat membantu gue banget!

Oiya, di acara ini kita dikasih makan siang lho! Asik banget!


Asli, enak! (soalnya gue lagi laper)

Setelah itu gue pulang ke rumah dengan sebuah pelajaran yang gak bisa dilupakan dan harus segera di terapkan dalam pembuatan film-film gue nanti.

Semoga perjalanan gue menuju kursi sang sutradara pro bisa segera terealisasikan. Amin.

@theaarbar

Friday, May 4, 2012

...

Semua film itu dibuat dengan niat.
Jangan pernah bilang 'film ini LEBIH NIAT daripada film itu'. Sama saja Anda meremehkan hasil karya orang lain.

@theaarbar

Tuesday, May 1, 2012

...

Selamat Hari Buruh.
Semoga para buruh dinaikan derajatnya oleh negara. Karena kalau bukan karena buruh, siapa lagi yang bisa memberi keuntungan bagi negara?

@theaarbar

Sunday, April 29, 2012

The Witness with @moviegoersID

For the second time, gue nobar lagi bersama @moviegoersID di Metropole XXI, Cikini, Jakarta.

Kali ini filmnya adalah The Witness (dimana waktu itu gue udah dapet tix gratisnya tapi karena bentrok jadwalnya dengan nobar Modus Anomali jadi tuh tix gratis gak gue pakai - curhat).

Film The Witness ini bergenre thriller. Tapi menurut gue film ini adalah film bergenre thriller-horror-drama. Yeah, film The Witness menghadirkan, setidaknya setengah pertunjukan film, unsur drama yang sering kita lihat di televisi.

Daripada panjang lebar mending kita kasih sinopsisnya dulu ya:
"Angel (Gwen Zamora), seorang General Manager Hotel yang baru pindah dari Manila ke Jakarta, dihantui mimpi aneh tentang seorang pemuda yang mencoba bunuh diri dengan menembakkan senjatanya sendiri ke mulutnya. Suatu hari, terjadilah pembantaian terhadap keluarganya. Adiknya - Safara, kedua orang tuanya, pembantunya dan security rumahnya, semua tewas. Angel, meski sempat tertembak, ternyata menjadi satu-satunya yang selamat dari tragedi tersebut. Dihantui oleh kejadian itu dan mimpi aneh yang terus menerus mendatanginya, Angel pun kemudian berniat mencari tahu sendiri rahasia dibalik semua mimpi dan peristiwa yang menghantuinya itu. Terlebih karena sang detektif yang menangani kasusnya tidak mempercayai keterangannya yang dinilai aneh dan mengada-ada."


Rating: 2,5/5

Beberapa waktu yang lalu, Skylar Pictures membocorkan 10 menit pertama film The Witness di Buaya Show, Indosiar.

Gue agak kecewa karena dikasih bocoran 10 menit pertama. Karena gue pikir ini aneh. Gue tau maksudnya mau memperbanyak penonton tapi kan... rasanya gak enak aja gitu udah nonton 10 menit pertamanya. Dan gue juga agak kecewa dengan ceritanya. Ceritanya gak jauh-jauh dari selingkuh dan ranjang. It's make me disappointed. Tapi untuk ketegangannya dapet banget. Ada beberapa scene yang bikin gue deg-degan.

Overall bagus kok untuk ditonton. Apalagi ada Gwen Zamora yang lumayan bikin mata (khususnya mata lelaki) seger. Hehehe...

Gue tau bikin film itu susah. Tulisan gue diatas hanya untuk mengeluarkan pendapat gue aja. Maaf ya mas Yusuf (selaku sutradara) dan Beby Hasibuan (selaku penulis skenario). Peace!

Oiya, gue sempet foto bareng sama mas Yusuf dan Agung Saga di Metropole XXI. Thanks to Ian (@sofianseptiani) yang udah fotoin gue sama Deka :)



Oiya, akhirnya gue ketemu si Kakak Tomat (@tomat30). Ternyata anaknya asik banget lho! Dan akhirnya gue dinner di McD bersama si Kakak Tomat, Ian, dan Deka. Wohoo! Malam minggu yang asik banget!

Sambil makan sambil ngobrolin film juga. Asik banget! Ketemu temen baru itu adalah sesuatu yang asik banget. Serius.

@theaarbar

Friday, April 27, 2012

Thank You, Internet!

Entahlah, akhir-akhir ini gue sering banget mendapatkan some gift from twitter or internet.

Mulai dari voucher minum Starbucks from Di Kota Kita, undangan reunian #1othnAADC, tiket gratis film Modus Anomali dan The Witness, sampai package from Rio Dewanto.

Sayangnya tiket premiere The Witness gak gue pakai karena bentrok jadwalnya dengan nobar Modus Anomali bersama @moviegoersID.




Thank you very much, Internet! #AkuCintaGratisan

@theaarbar