Tuesday, December 22, 2015

Mamak.

Setiap tahun, tepatnya setiap tanggal 22 Desember, saya selalu menjadi seorang pengecut karena tidak pernah bisa mengucapkan terima kasih saya kepada Mamak secara langsung. Saya menjadi seorang pengecut karena selalu mengucapkan terima kasih saya kepada Mamak lewat layanan pesan singkat.

Namun bisa dibilang saya beruntung karena Mamak tahu betul bahwa anak ketiganya ini tidak mudah mengatakan hal-hal seperti itu dengan entengnya. Saya ini cengeng, maka pastilah saya akan menangis kalau mengucapkannya secara langsung (saat mengetik postingan ini pun, saya sedang menahan air mata) dan sejujurnya saya tidak mau melihat Mamak menangis, maka dari itu saya tidak mau mengucapkannya secara langsung.

Saya tahu Mamak berkerja keras hanya untuk membahagiakan kami. Saya tahu Mamak banyak menangis karena kami. Saya tahu Mamak sempat mengalami banyak hal sulit. Saya tahu Mamak tidak pandai memasak. Saya tahu Mamak senang berbelanja. Saya tahu itu semua, karena itu tolong maafkan saya karena saya sering membuat Mamak kesal, membuat Mamak kecewa, bahkan membuat Mamak menangis. Sejujurnya bisa dikatakan saya adalah anak yang tidak tahu diuntung karena jarang membuat Mamak bahagia. Maafkan saya. Sekali lagi maafkan saya.

Selamat Hari Ibu, Mamak. Terima kasih telah menjadi ibu terbaik yang pernah saya miliki. Terima kasih untuk semua hal yang telah Mamak berikan kepada saya. Thank you and I love you, Mak.

Mamak and me.

Monday, December 21, 2015

21

Alhamdulillah.

Terima kasih ya Allah. KarenaNya, saya masih bisa mengucap syukur untuk apa yang saya terima selama saya hidup di dunia ini. Saya tahu saya bukanlah umat yang baik karena terkadang saya melupakan hal-hal wajib yang harus dilakukan, tetapi saya tahu Allah SWT tidak akan membenci umatnya, jadi terima kasih untuk segalanya.

Hari ini saya genap berusia 21 tahun.

Usia 21 merupakan usia yang agak menyebalkan. Usia dimana cinta bukan lagi prioritas utama. Usia dimana uang merupakan perkara yang sulit diselesaikan. Usia dimana semua orang akan mempertanyakan kekasih yang bahkan kamu tidak punya. Usia dimana kamu harus bisa mandiri untuk menjalani kehidupan. Usia dimana orang tua mulai khawatir bila anak gadisnya tidak pernah terlihat berkencan dengan pria. Usia dimana Tugas Akhir atau Skripsi menjadi momok menakutkan. Usia dimana segala sesuatunya tidak semudah yang kita pikirkan dahulu. Usia dimana semua pikiran bersatu dan membuatmu gila.

Tapi dengan itu semua, kamu tumbuh menjadi dewasa yang lebih baik.

My 20 is gone and I haven’t done anything

My 20 is gone, I only looked around during my 20


My mom tries to restrict my nights like I’m some delinquent
My unattractive nerd sister only vents hysterically to me
The only person I get along with is my dad whom I barely see
My best friend who dropped out of college only complains

Am I the only one? Was everyone else happy? How about your 20, Girl?
Why is like this? Did everyone else feel electrified? How about your 20, Girl?

I thought a breathtaking love would come
As if a new world would open to me – stupid
Just petty days, just bubble days, goodbye 20

My 20 is gone – you, whom I loved, is gone
My 20 – I’m shocked because I have no breakup symptoms

The timing is just right and a few guys are hitting on me
But the person I want is so cynical towards me, I’m so upset
My only best guy friend says he doesn’t like girls
The girl I hated the most got really pretty, she changed

Am I the only one? Was everyone else happy? How about your 20, Girl?
Why is like this? Did everyone else feel electrified? How about your 20, Girl?

I thought a breathtaking love would come
As if a new world would open to me – stupid
Just petty days, just bubble days, goodbye 20

When you’re 20, you’re always the youngest adult
You’re always the youngest and they always say that I only have to listen to them
When you’re 20, they tell you to have a drink with greasy words – don’t touch me

I thought a breathtaking love would come
As if a new world would open to me – stupid
Just petty days, just bubble days, goodbye 20

I thought a breathtaking love would come
As if a new world would open to me – stupid
Just petty days, just bubble days, please 21

Lim Kim- Goodbye 20 (2013)

Selamat tinggal 20 dan selamat datang 21!

Sunday, December 20, 2015

Midnight Supper: The Trees and The Wild

Saya ingat betul seminggu sebelum acara ini berlangsung, saat malam yang dingin, salah satu teman saya, Amalia mengirim e-flyer mengenai acara ini. Jujur, saya benar-benar lupa mengenai The Trees and The Wild (TTATW) yang akan main tanggal 19 Desember. Padahal sebelumnya saya sudah melihat jadwal main yang mereka posting awal bulan Desember kemarin. Yah, namanya juga mahasiswi tingkat akhir ya, harus memikirkan revisi seminar yang tidak selesai-selesai.

Karena pada tanggal segitu saya libur, saya langsung cari tahu mengenai acara tersebut. Ternyata acara yang akan digelar di Kopitiam Tan, SCBD ini invitation only. Untungnya pembagian invitation yang diadakan di akun Instagram Kopitiam Tan belum tutup. Langsung deh saya daftar (saya juga menyuruh Amalia untuk ikutan daftar, jaga-jaga bila salah satu dari kami tidak berhasil mendapatkannya :p).

And lucky, I got the invitation. Satu invitation hanya berlaku untuk dua orang saja. Tentu saya mengajak Amalia untuk pergi, tetapi karena tiba-tiba anak kostan ini sakit, akhirnya saya pergi dengan teman saya yang lain, Fitria.

Sebenarnya hari itu saya capek berat karena hanya tidur sebentar dan dari subuh sudah harus pergi untuk ngevolunteer di acara Run For Your Lives Indonesia 2015 dan baru bisa pulang dari Ancol setelah magrib (seharusnya saya belum boleh pulang, tapi demi nonton TTATW, saya memelas untuk pulang duluan :p). Untung PIC saya baik banget. Terima kasih Kak Sandro! (abaikan paragraf ini) :'))

Acara Midnight Supper: The Trees and The Wild baru dimulai pukul 22.30 WIB. Band yang berasal dari Bekasi, Barefood, membuka acara dengan lagu-lagu mereka yang ciamik. Sempat mereka membawakan lagu milik musisi terkenal lainnya. Well, sejujurnya saya dan Fitria yang tadinya sudah nguap-nguap karena ngantuk, jadi semangat lagi setelah lihat salah satu personil Barefood bernama Ditto yang bentuknya geek-lucu-keren gitu. Iya, manusia yang bentuknya kayak gitu emang tipe kita banget. Kyaa!

Barefood. Btw, Ditto yang pakai kaos garis-garis :'))

Sejam kemudian, Barefood menyudahi permainan mereka. Agak gak rela melihat mereka selesai bermain, karena dengan begitu kami harus menyudahi kegiatan menatap Ditto.

By the way, saya agak sebal dengan TTATW karena persiapan panggung mereka lama sekali. Lebih dari 30 menit hanya untuk mengeset ulang panggung, tapi entah mengapa itulah yang saya suka dari TTATW.


Para kru sedang persiapan untuk TTATW

Panggung yang sudah siap diselimuti efek magis dari TTATW

Seperti biasa, Remedy, Tamy, dan Innu berada diposisi depan, sedangkan Andra dan Tyo berada diposisi belakang. Kadang merasa gak adil melihat posisi mereka. Andra itu lebih pendek dan lebih kecil dibandingkan keempat personil lainnya, tapi dia selalu berada diposisi belakang. Kan makin gak kelihatan. :(

Saat rekaman seorang pria dengan suara serak yang berbicara sendiri mulai diputar, saya langsung terdiam untuk menikmati jalannya pertunjukkan magis ini. Ketika rekaman pria tersebut hampir selesai, masuklah seluruh personil TTATW; Remedy dengan botol beernya, Tamy yang selalu terlihat memukau penonton pria, Andra yang selalu terlihat imut karena tinggi badannya, Tyo yang gundul serta tinggi gagah, dan Innu yang selalu bermain drum dengan liar di materi album kedua ini. Mereka langsung bersiap diposisi masing-masing.





Jujur, malam itu saya mengeluarkan kamera hanya untuk sekedar memfoto untuk blog saja (dan hanya merekam saat mereka membawakan lagu Empati Tamako). Karena malam itu saya hanya ingin menikmati permainan mereka, saya jadi lupa setlist mereka, but I found their setlist from this site. Nyiur, Tuah Sebak, Serangan, Angel (Massive Attack cover), Saija, dan Empati Tamako adalah setlist mereka malam itu.



Yang membuat saya jatuh cinta dengan materi album kedua mereka ini adalah permainan drum Innu yang benar-benar merasuk. Sempat saya menonton TTATW di Focal Point, Bandung dan dari lagu pertama hingga lagu terakhir, saya cuma fokus lihat Innu main drum macam orang yang sedang kerasukan (sampai saya hapal bagaimana mimik wajahnya Innu saat sedang bermain drum). Sayang saat menonton mereka malam itu, saya berada di sebelah kiri panggung (kalau dari depan panggung, posisi Innu berada di kanan panggung) dan tentu saja saya tidak bisa melihat Innu dengan jelas karena terhalang oleh para pria yang tingginya melebihi saya.

TTATW - Empati Tamako

Pertunjukkan berdurasi satu setengah jam itu merupakan pertunjukkan magis dari The Trees and The Wild yang menutup tahun 2015 dengan sangat baik.

Terima kasih telah memberikan saya (serta penikmat musik TTATW lainnya) pengalaman menonton terbaik yang selalu membuat kami ingin lagi, lagi, dan lagi menonton pertunjukkan magis kalian. Terima kasih karena pertunjukkan magis kalian kali ini merupakan kado terbaik untuk saya tahun ini (fyi, tanggal 21 nanti saya berulang tahun ke 21 tahun).

Sampai jumpa di pertunjukkan magis kalian selanjutnya di tahun 2016!

Tuesday, December 15, 2015

Ungrateful Girl

Saya sering mendengar beberapa percakapan yang menurut saya, mereka yang berbicara seperti itu sangat tidak bersyukur terhadap semua hal baik yang sudah Tuhan berikan kepada mereka.

Sebelumnya, bayangkan ada seorang perempuan yang secara fisik sempurna; rambut panjang dan berkilau, wajahnya cantik, bentuk tubuhnya proposional, dan setiap kali melangkah pasti ada saja lelaki yang meliriknya. Namun setiap kali berbicara, perempuan ini selalu mengeluh dirinya gendut, tidak cantik dan sebagainya.

Mungkin untuk sebagian perempuan (yang 'setipe' dengan perempuan tersebut) akan meresponnya dengan, "Kamu gak gendut kok, aku nih yang gendutan huhuhu" dan mungkin untuk sebagian lelaki beranggapan bahwa perempuan ini menggemaskan dan kemudian memujinya dan kemudian perempuan ini akan selalu mengeluh agar bisa dipuji oleh lelaki dan siklusnya akan begitu terus hingga kiamat tiba.

Kenapa mereka seperti itu? Saya juga masih bertanya-tanya. Apalagi ketika mereka mengeluh mengenai ini di depan orang-orang yang memang aslinya gemuk. Benar-benar manusia yang sangat tidak bersyukur.

Saya gemuk. Berat badan saya 90kg dan tinggi 170cm dan saya biasa saja dengan keadaan fisik saya. Kamu proposional dengan berat badan dibawah 50kg dan tinggi 165-170cm, lalu kamu mengeluh kamu gendut? Jangan bercanda, mbak.

Jujur, saya muak dengan hal ini. Jika kamu ingin dipuji, tidak perlu sampai mengeluh yang tidak masuk akal. Mengeluhlah yang masuk akal atau mengeluhlah di depan orang-orang yang setipe dengan anda, mbak.

Mungkin inilah yang disebut penyakit mental ya. Semoga mereka semua cepat sembuh dari penyakit mental ini. Amin.

PS: Tulisan ini dibuat semata-mata karena saya muak dengan perempuan-perempuan di sekitar saya yang mengeluh mengenai ini melulu di depan saya. Saya lelah mendengarnya. Terima kasih.

Saturday, December 12, 2015

Rain on Cold Winter Days

Waktu menunjukkan pukul 01.00 dini hari.

Perempuan itu masih terbangun. Ia menatap lekat-lekat layar komputernya, lalu mengernyitkan dahinya karena merasa bingung dengan apa yang terlihat di layar komputer tersebut.

"Hampa..."

Kata perempuan itu, pelan.

Tak lama ia bangun dari kursinya yang nyaman. Pergi ke sudut kamar untuk mengambil dan menyalakan iPod warna merah kesayangannya. Ia menshuffle seluruh koleksi lagunya.

Perempuan itu duduk kembali di kursi nyamannya. Menatap layar komputer kembali. Jari-jarinya menari di atas keyboard dengan lincah.

Tiba-tiba terdengar lantunan lagu berjudul Sing For You milik EXO, boyband favorit perempuan tersebut.

I love you a lot but my awkward pride in
Those words “I love you” doesn’t allow me to tell you
Today I will gather all my courage and tell you
So listen to it calmly, I’ll sing for you.

The way you cry, the way you smile, how much it means to me?
The words I wanted to say, the words I missed the chance to say
I will confess
It may be a little awkward, but just listen I’Il sing for you.

So just listen, I’ll sing for you.

Tiba-tiba sekelebat memori mengenai seseorang terulang kembali diingatan perempuan itu.

Bagaimana mereka bertemu.

Bagaimana mereka berinteraksi.

Bagaimana mereka jatuh cinta.

Bagaimana mereka tertawa bersama karena suatu hal sederhana.

Bagaimana mereka bertengkar.

Bagaimana mereka berbaikan.

Bagaimana mereka menghabiskan suatu malam yang dingin.

Bagaimana mereka berpisah.

Perempuan itu mengingatnya. Ia hampir terhanyut dengan memori tersebut hingga perempuan itu lupa bahwa apa yang ia pikirkan sekarang tak bisa ia ulang kembali.

Perempuan itu mengambil smartphonenya dan mengetikkan sebuah kata dan mengirimnya ke seseorang.

Maaf.

Perempuan itu menghela nafas. Ia berpikir ulang tentang rasa yang ada dan berpikir ulang untuk tidak memikirkannya lagi. Ia beranjak dari kursi nyamannya dan berjalan ke arah tempat tidurnya.

Ia berusaha untuk menidurkan raganya, tetapi jiwanya tetap terbangun. Jiwanya menunggu balasan dari permintaan maaf yang dibuatnya beberapa waktu lalu.

Namun jawaban tersebut tak kunjung datang.

Yes, now she's know this heavy rain on cold winter days has come.

EXO - Sing For You (2015)

Friday, December 4, 2015

Remembered

Ruangan itu sunyi.

Terlihat perempuan muda sedang duduk bersandar di kursinya yang nyaman. Kepalanya menghadap ke atas dan wajahnya tertutup oleh telapak tangannya. Dihadapan perempuan itu ada komputer yang menyala, memperlihatkan pekerjaannya yang belum selesai.

Tak lama perempuan itu bangun sambil menggerutu kesal. Ia menyalakan radio yang tak jauh dari tempatnya berada.

Terdengar suara khas penyiar radio yang perempuan itu sukai.

Kemudian terdengar suara ketikan keyboard. Perempuan itu melanjutkan pekerjaannya kembali. Ia mengetik dengan cepat. Terkadang ekspresi wajahnya berubah-ubah seiring dengan kata-kata yang perempuan itu ketikan di komputernya.

Tiba-tiba perempuan itu berhenti mengetik, bersamaan dengan terdengarnya lagu berjudul Growing milik salah satu penyanyi Korea, K.Will.

Sometimes, I forget you and a day passes
Sometimes, I dream about someone who’s not you
But in my heart, your flower keeps growing.

I thought I could bury you in my heart
I thought I’d forget you after a few seasons
But on this street, a flower that resembles you is growing
Once again, a cold spring is coming.

Setetes air mata jatuh di atas keyboard.

Perempuan itu menangis sejadinya saat K.Will menaikan suaranya beberapa oktaf. 

Muncul sekelebat ingatan manis yang perempuan itu rasakan bersama kekasihnya. Pipinya basah. Perempuan itu tak bisa menahan tangisannya. Lalu kemudian muncul kembali ingatan memilukan yang perempuan itu alami bersama kekasihnya.

Perempuan itu berhenti menangis sesaat sebelum lagu itu selesai diputar. Ia mengelap air matanya.

Lalu perempuan itu meneruskan pekerjaannya.

Tak lama ia menangis kembali. Tak tahan dengan apa yang ia rasakan.

Kini ia menangis sejadinya.

She's remembered.


K.Will - Growing (2015)

Saturday, November 7, 2015

Sidang Tilang Pertama

Annoying as hell!

Itulah kalimat yang langsung muncul di kepala saya saat segerombolan polisi menghentikan laju motor saya di sekitar Ps. Minggu pada hari Minggu pagi yang cerah. Tanpa ba-bi-bu, salah satu polisi langsung memberikan surat tilang kepada saya. Awalnya saya bingung dan kemudian kesal bukan main karena saya merasa tidak melanggar apa-apa.

"Salah saya apa, pak? Saya pakai helm, jaket, sepatu dan sarung tangan. Surat-surat berkendara saya juga lengkap."

"Ibu melanggar undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 107 yang mengatur tentang penggunaan lampu utama."

What?! Cuma gara-gara gak nyalain lampu di pagi hari yang cerah itu, saya ditilang?! JANGAN BERCANDA, PAK!

Kemudian polisi itu langsung pergi dengan membawa SIM saya dan kembali menilang orang lain. Saya langsung memanggilnya kembali untuk menjelaskan dimana dan kapan saya bisa mendapatkan kembali SIM saya, karena sebelumnya polisi itu tidak menjelaskannya (dan dia main pergi saja). Polisi (yang langsung memasang wajah yang tidak niat dan setengah hati) itu menghampiri saya lagi dan menjelaskanya. Setelah itu saya langsung pergi sambil menggerutu kesal.

Saya baru bisa mengambil SIM saya hari Jumat minggu depan pada jam kerja di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di Jalan Ampera. Untungnya saya sudah pulang dari Singapura saat itu, jadi saya bisa datang ke PN Jaksel.

Hari Jumat saya datang ke PN Jaksel ditemani oleh teman saya, Amalia. Kami datang sekitar pukul 12 siang dan sedikit menyesal karena saat itu loket penukaran sedang istirahat. Terpaksa kami menunggu satu jam untuk menukarkan kertas tilang dengan nomor antrian sidang.

Setelah sejam menunggu, langsung saja saya menukarkan kertas tilang dengan nomor antrian di loket. For your information, PN Jaksel mempunyai dua loket, yaitu loket khusus laki-laki dan loket khusus perempuan.

Saya enggak tahu maksudnya kenapa sampai loketnya dipisah begitu sampai saya merasakan keuntungannya. Saya mendapat nomor antrian 143 DAN SAYA LANGSUNG DIPERBOLEHKAN MASUK KE RUANG SIDANG. WOHOOO!



Suasana di depan Ruang Sidang 1 - Prof. R. Subekti, SH.


Nomor urut untuk pria bisa mencapai angka ribuan. Ruang sidang 1 menampung 600 nomor urut dan nomor urut 700 hingga 1000-an ditampung ruang sidang lainnya. Mungkin wanita yang melanggar aturan lalu lintas hanya sedikit, maka dari itu nomor urut wanita tidak sebanyak pria dan maka dari itu wanita diutamakan ketika sidang tilang.


Suasana di dalam Ruang Sidang 1 - Prof. R. Subekti, SH.
Dominan perempuan karena yang sedang disidang perempuan semua.

Tibalah saatnya saya berhadapan dengan hakim.

"Kamu melanggar apa?"

"Tidak menyalakan lampu di siang hari, Pak."

"Harusnya kamu nyalakan, biar teeeraaang! Oke, 70 ribu, silahkan bayar ke sebelah."

Hah?! Begitu doang?! Astaga, saya pikir bakal gimana-gimana, ternyata tidak dan sidang tilangnya semudah itu. Dasar orang Indonesia... :')

Setelah membayar 70 ribu, SIM saya langsung kembali dengan staples di bagian sidik jarinya. ADUH KESAL BUKAN MAIN! SIM YANG SUSAH PAYAH SAYA DAPATKAN HARUS RUSAK KARENA DISTRAPLES! DUH!


Zoom bila straplesnya tidak terlihat.
Syukurlah. Pesan moral: nyalakan selalu lampu kendaraan. Tidak perduli pagi, siang atau malam, sekarang saya selalu menyalakan lampu biar gak kena tilang lagi. Hahaha.

Friday, November 6, 2015

#SV: A Day at Universal Studios Singapore

Rabu, 4 November 2015.

Suara alarm membangunkan kami dari tidur yang singkat.

Waktu menunjukkan pukul 07.00 pagi waktu setempat. Tadinya saya mau tidur lagi, tapi mengingat kami akan bersenang-senang di Universal Studios Singapore (selanjutkan disingkat USS), saya langsung bergegas mandi. Karena waktu mandi saya bisa mencapai 30 menit lebih, maka Kak Lian memutuskan untuk tidur kembali sambil menunggu saya selesai mandi dan berdandan.

Setelah saya selesai mandi, dandan dan mengeringkan rambut, kami langsung bergegas keluar home stay dan menuju stasiun MRT Farrer Park. Waktu menunjukkan pukul 09.00 pagi. Saat memasuki stasiun Farrer Park, saya kaget karena stasiun itu penuh dengan banyak orang! Bisa dibilang penuhnya hampir sama dengan penuhnya stasiun Sudirman di Jakarta pada jam berangkat dan pulang kantor.

Tadinya saya sudah takut tidak sampai di USS tepat waktu, tetapi nyatanya 15 menit kemudian (setelah melewati tiga MRT yang 'penuh') kami naik MRT menuju stasiun HarbourFront dan kemudian transit di Sentosa Station dan turun di Waterfront Station.

Setelah turun dari MRT, kami langsung membeli tiket. Harga tiket one-day pass USS saat ini S$74 (adult 13 - 59 tahun), S$54 (child 4 - 12 tahun) dan S$36 (senior 60 tahun keatas).

Jika di Dunia Fantasi (Dufan) ada Fast Track dan Premium dan di Trans Studio Bandung ada VIP Access, maka di USS ada Universal Express dan Universal Express Unlimited, yaitu tiket tambahan biar kamu gak harus mengantri lama di wahana yang populer. Karena budget saya terbatas, maka kami hanya membeli tiket one-day pass. :')

Misi kami hari ini adalah menaiki semua wahana di USS!

And here we go! Rasanya belum lengkap kalau belum foto di Universal Globe ya, jadi sebelum memasuki USS, kami befoto di sini.

Iya saking senangnya saya senyum sampai matanya gak kelihatan :'))

Pertama kali masuk USS, saya malah masuk ke Universal Studios Store. Menurut saya ini toko surga banget! Banyak banget merchandise lucu, terutama Minion! Ada pula clapperboard yang harganya cuma S$26 (sedangkan harga di Indonesia bisa lebih dari Rp 300.000), tapi sayangnya saya gak beli karena budgetnya (lagi-lagi) gak cukup. :'))

Saat sedang menjelajahi Universal Studios Store, kami dikejutkan dengan suara khas Minion di luar toko. Ternyata lagi ada character meet and greet Minion! Langsung saja kami keluar dan berbaris untuk berfoto dengan Kevin dan Bob! Wuh!



Kevin, me and Bob.
With the one and only, my best cousin ever, Kak Li.


Minyon!


Universal Studios Store dibelakang saya itu wajib kamu masuki!

Foto-foto terus nih! Kapan naik wahananya?! Tolong dimaklumi, kan baru pertama kali berkunjung ke sini :')) Oke, ini dia review saya mengenai wahana di USS.

MADAGASCAR

Madagascar: A Crate Adventure
Go on an unforgettable river boat ride with our four heroes; Alex, Marty, Melman and Gloria. Wahana ini modelnya sama seperti wahana Istana Boneka-nya Dufan tapi tentunya dengan kualitas yang lebih baik. Suara yang menggelegar, beberapa efek cipratan air dan wahana ini memakai api betulan untuk efeknya. Keren banget!

Mas-mas dibelakang saya ikut-ikutan foto :'))

King Julien's Beach Party-Go-Round
Ride this crazy carousel with King Julien, the Lemurs and more of your favourite Madagascar characters. Tadinya saya gak mau naik wahana ini, ngeri wasting time karena saya pikir wahana ini sama saja dengan wahana Turangga-Rangga di Dufan, tapi ternyata enggak lho! Ini tempat duduknya naik-turun-naik-turun dan goyang-goyang. Seru banget! Untung jadi naik wahana ini, kalau enggak pasti nyesel deh. :'))


Woop woop!

With Kak Li.

FAR FAR AWAY

Enchanted Airways
Climb aboard this junior roller coaster for a flight over Far Far Away. Wahana ini mirip wahana Alap-Alap di Dufan. Beberapa minggu sebelum ke Singapura, saya sempat main ke Dufan dan menurut saya dua wahana ini sama-sama menyenangkan. Cuma bedanya wahana Enchanted Airways cuma berputar sekali, kalau wahana Alap-Alap berputar sampai tiga kali.

Shrek 4-D Adventure
See, hear and feel the action right from your seat as you join Princess Fiona and Shrek in a fairytale adventure. Yang paling memorable dari wahana ini adalah adegan Donkey bersin dan ingusnya kena wajah kita! Ini jijik tapi seru banget! :'))

Magic Potion Spin
A fantastical ferris wheel for children in Fairy Godmother's Potion Shop. Saya dan Kak Li gak bisa naik ini karena selain ini untuk anak kecil, bianglalanya juga kecil banget. :'))

Donkey LIVE
Sing along with Shrek's sidekick, Donkey as he hosts this interactive 'live' show. SUKA BANGET DENGAN WAHANA INI! Di tengah pertunjukan, Donkey mewawancara salah satu anak kecil dan iya, kita beneran berinteraksi dengan Donkey secara 'live'! Cool!

Puss In Boots' Giant Journey
Hop onto the world's first Puss In Boots' Giant Journey suspended coaster and join Puss and Kitty on this anti-gravity swashbuckling adventure. Dari luar wahana baru ini biasa aja. Saya dan Kak Li mikir, ah paling cuma naik dan turun aja. EH! TERNYATA ENGGAK! Wahana ini menghentak banget! Seru dan bikin ketagihan!

THE LOST WORLD

WaterWorld
Witness death-defying stunts, awesome explosions and thrills at this sensational 'live' water show. HARUS BANGET NONTON PERTUNJUKAN INI! Saran saya, kalau kamu gak mau basah banget, bisa duduk di area warna hijau, tapi kalau kamu mau basah banget, silahkan duduk di area biru. Saya nonton ini sambil deg-degan karena pertunjukan ini keren banget! Dan bisa dibilang kami beruntung bisa nonton, karena pertunjukan ini cuma ada di jam-jam tertentu.




Canopy Flyer
Enjoy a prehistoric bird's-eye view as you soar over Jurassic Park. Saran saya, pilihlah kursi yang menghadap ke belakang. Sensasinya luar biasa bikin jejeritan karena kita gak tau mau dibawa kemana. Yang lucu dari menaiki wahana ini adalah ketika cuma kami yang jejeritan sedangkan penumpang lainnya gak ada yang jejeritan. Dan ketika kita jejeritan, orang-orang dibawah yang sedang berjalan di kawasan The Lost World, ngeliatin kita sambil senyum-senyum. Hahaha.

Dino-Soarin
Children can pilot their own Pteranodon, soaring up into the clear blue sky or down into the cooling shadows. Gak naik wahana ini. Selain karena wahana ini sama aja kayak wahana Gajah Bleduk di Dufan, kami ngejar waktu untuk bisa naik Canopy Flyer. Hahaha.

Amber Rock Climb
Scale the walls of The Lost World to explore precious stones and fossilised insects (this attraction have additional fee applies). Abis lihat keterangan 'additional fee applies', saya langsung malas ke wahana ini. Hahaha.

Jurassic Park Rapids Adventure
Enjoy a thrilling river raft ride through primeval dinosaur habitats where you will get wet and possibly soaked. Ini wahana favorit! Yang saya suka dari wahana ini adalah dekorasi dan efek suaranya. Kamu bakal dapat kejutan di akhir perjalanan wahana ini, jadi siap-siap ya! Oiya, kamu bisa bawa baju ganti atau bisa beli penutup baju di vending machine seharga S$4 kalau gak mau kebasahan (kalau saya sih bawa baju ganti, tapi sayangnya lagi gak sial, makanya cuma kena sedikit cipratan). :'))

ANCIENT EGYPT

Treasure Hunters
Young explorers can drive their own desert jeep through an abandoned Egyptian excavation side. Naiklah wahana ini untuk bersantai dan beristirahat sejenak sebelum naik wahana yang ekstrem. Oh, jangan lupa foto-foto ya!














Revenge of the Mummy
Plunge into total darkness on this indoor roller coaster as you come face to face with warrior mummies and scarab beetles. MY FAVORITE!!! Saya gak habis pikir, kenapa wahana sekeren ini bisa sepi penumpang. Saya dan Kak Li naik wahana ini sampai dua kali lho saking sepinya. Di wahana ini kita akan naik roller coaster di dalam ruangan yang gelapnya bukan main! Kita gak tau bakal dibawa naik atau turun atau berputar. Seru!


Foto ini diambil dari blog Kak Li.

SCI-FI CITY

Battlestar Galactica: HUMAN (Red Track)
This seated roller coaster twists, turns and propels you over 4 storeys into the air. Untuk permulaan, naik Human (Red Track) dulu, baru Cylon (Blue Track). Perbedaan Human (Red Track) dan Cylon (Blue Track) ada di desain kursi dan desain tracknya. Kalau yang ini kamu masih bisa menapakkan kaki kamu dan tracknya tidak terlalu liar. Yang saya suka dari dua wahana ini adalah dua wahana ini berjalan bersamaan dan 'bertabrakan' di udara. Suka!

Battlestar Galactica: CYLON (Blue Track)
This suspended roller coaster goes up, around and upside down with an intense corkscrew and a cobra roll. Ini dia! Desain kursinya bikin kaki kita melayang-layang di udara dan tracknya yang super liar! Kita dibawa berputar-putar di udara lebih dari lima kali dan ada salah satu efek asap yang bikin kaget karena saya pikir kaki saya bakal keseret di lantai. Super kaget dan super seru!

Accelerator
Test your intergalactic stamina on this whirling twirling attraction. Saya dan Kak Li gak naik ini karena keburu mual. Ini wahana sama kayak wahana Poci-Poci di Dufan (dan saya selalu mual setelah naik wahana macam ini).

Transformers The Ride: The Ultimate 3D Battle
Join Optimus Prime and the Autobots as you become a freedom fighter in the ultimate 3D battle against the forces of evil. SUKA BANGET SAMA WAHANA INI! Awalnya saya pikir ini roller coaster, ternyata bukan. Ini adalah wahana simulator dengan kacamata 3D. Walaupun sebenarnya wahana ini cuma bergerak di tempat, kita bakal dibawa naik-turun, maju-mundur, goyang-goyang ke kanan-kiri, dilempar, dijatuhin dari lantai paling atas, tabrakan dengan mobil lainnya. Seru banget!






NEW YORK

Lights, Camera, Action! Hosted by Steven Spielberg
Be blown away as an empty sound stage becomes the setting for a major hurricane about to hit  New York City - right before your very eyes. Another favorite attraction. Saya merupakan penggemar film (dan terkadang filmmaker juga), jadi saya paham bagaimana pembuatan sebuah film dengan scene sulit di dalamnya. Di wahana ini, kita akan diperlihatkan sebuah tempat yang awalnya biasa saja, tau-tau muncul badai yang menghantam. Angin ribut yang benar-benar nyata dan hampir menerbangkan topi saya. Percikan api yang nyata serta kapal besar yang masuk ke ruangan tersebut membuat kamu terbengong-bengong saking terkejutnya. Eh, jangan kaget ya kalau ada kejutan kecil di akhir pertunjukkan. :D



Sesame Street Spaghetti Space Chase
Go on a space mission with Elmo and Super Grover 2.0 to stop Macaroni the Merciless in his plot to steal all the spaghetti from Earth in the world's first Sesame Street Spaghetti Space Chase. Gak sempat masuk karena keburu lapar. Hahaha.

HOLLYWOOD

Sesame Street Show - When I Grow Up
Join Elmo and his friends at the Pantages Hollywood Theater in a whimsical all-singing, all-dancing stage show as they talk about their dreams of being a firefighter, police officer, a singer and even a paleontologist. Kamu ketinggalan pertunjukan ini? Sama kami juga. Tapi jangan sedih, mereka juga melakukan pertunjukan di jalanan New York kok!





INFO PENTING! Semua taman bermain di seluruh dunia punya waktu ramai dan sepi. Untuk USS, lebih baik datang saat weekdays, terutama hari Senin, Selasa, dan Rabu. Datang mulai pukul 10 pagi waktu setempat biar puas main dan foto-foto. Karena gak terlalu ramai, di setiap wahana kami hanya mengantri 5 - 10 menit dan MENGANTRI PALING LAMA HANYA 30 MENIT! Padahal kalau di Dufan atau Trans Studio Bandung, untuk satu wahana, kami bisa mengantri sampai 3 jam lamanya. :'))

TIPS HEMAT! Jangan lupa sarapan dari penginapan. Bawa snack seperti roti atau oatmeal bar dan air mineral. Saya cuma makan sekali di sini karena satu porsi makanan bisa mahal banget sampai S$20. Gak apalah hemat sedikit, toh kamu juga gak bakal kepikiran makan kalau sudah berada di USS. :'))

Oiya, untuk kamu yang Muslim, USS menyediakan tempat sholat dan beberapa restoran halal yang tersebar di USS. Saya makan di Mel's Drive In (Hollywood) karena restoran ini mempunyai tanda halal.


Chicken burger, french fries with cheese, and lemon tea. Kenyang!



Semoga tahun depan saya bisa bermain di tempat menyenangkan ini lagi. Saya mengincar bulan Oktober karena setiap tahun USS punya Halloween Horror Night. Untuk pecinta horror, wajib banget datang! *buru-buru nabung*

Baca juga postingan Kak Lian mengenai USS di sini.