Thursday, December 5, 2013

Jakarta Clothing Expo (JakCloth) 2013

Yay! Jakarta Clothing Expo alias Jakcloth balik lagi!

Hadir dari tanggal 5-8 Desember 2013 di Parkir Timur Senayan, kamu bisa belanja dan dengerin musik gila-gilaan karena akan ada 350 clothing brand, 8 music stage, dan 120 band yang akan tampil nanti! 

Gilak! Lebih banyak daripada JakCloth tahun lalu!

Saya datang di hari pertama. Harusnya sih hari ini saya jalan sama @AdhiKumis. Tapi dia kayak PHP gitu karena secara mendadak bilang gak bisa, gak diizinin cabut sama kantornya. Tapi untungnya ada anak-anak Himajur yang mau liputan. Akhirnya saya pergi ke sana, boncengan naik Mamoot sama Yaumil.


Yaumil, teman saya dari Aceh :D

Kita kecepetan datengnya, jadi kita narsis dulu sebentar :))

JakCloth tahun ini menyedihkan. Salah satu parpol bikin stage di acara ini. Ya Tuhan. Mengecewakan. Paling gak suka kalau sudah main politik begini. Ah... Namanya juga Indonesia.

Mengecewakan mereka bawa-bawa politik.

Niatnya sih cuma mau nonton Efek Rumah Kaca (dan Pandai Besi tentunya), Endah N Rhesa, Maliq & D'Essentials, dan Naif. Tapi setelah lihat rundownnya, jadwal manggung Efek Rumah Kaca dan Endah N Rhesa berbarengan. Begitu pula Maliq & D'Essentials dan Naif.

Duh... Mau gak mau harus pilih salah satu nih. Alhasil gue milih nonton Efek Rumah Kaca. Oh God! Ini pertama kalinya gue nonton live stagenya Pandai Besi. Keren banget! Merinding!





Kalau gak salah sih mereka bawain 10 lagu. Beberapa lagi versi Pandai Besi dan tentunya beberapa lagi versi Efek Rumah Kaca. Sumpaaah... Keren banget! Yang paling keren sih pas mereka bawain lagu Desember dan gerimis turun! Ngepas banget!

Sebenarnya ada kejadian yang menyebalkan. Ada anak-anak labil dari stage sebelah yang dengan menyebalkannya dorong-dorong agar mereka bisa masuk ke tengah penonton. Meeen! Norak banget sih!

Karena hujan makin deras, saya dan Dion (yap! Saya sama Yaumil dan anak-anak lainnya kepisah dan akhirnya saya jalan berdua sama Dion) langsung neduh di tempat jualan makanan. Karena mau dapat tempat duduk, kami langsung memesan nasi goreng yang rasanya super hambar. Ukh! Udah mahal, rasanya hambar pula. Yah, walaupun hambar, saya tetap habiskan karena saya lapar. Hehehe...

Setelah hujan berhenti turun, saya dan Dion sepakat untuk pulang. Tapi saya baru ingat kalau tadi saya pergi ke sini sama Yaumil tapi sekarang kami kepisah. Yaumil itu baru di Jakarta. Dia gak tau jalan pulang. Saya dan Dion was-was. Kami langsung menghubungi anak-anak Himajur yang lain, siapa tau si Yaumil jalan sama mereka. Untungnya si Yaumil sama anak-anak yang lain dan dia bakal pulang sama Kak Indra. Saya dan Dion lega. Alhamdulillah.

Tadinya sih udah langsung mau ke parkiran, tapi kayaknya asik juga kalo muter sekali lagi. Akhirnya saya dan Dion muterin beberapa stand. Saya sempat masuk ke beberapa stand dan lihat-lihat dress. Untung Dion gak cerewet, jadi saya santai lihat-lihatnya.

Nemplok dari satu stand ke stand yang lainnya, akhirnya saya menetapkan pilihan untuk beli dress warna biru. Saya sempat nanya ke Dion soal dress tadi, dia bilang bagus. Oke, selain Dion gak cerewet, dia juga asik kalau ditanya-tanya soal kayak tadi. Akhirnya saya beli dressnya. Aaah... Surga banget kalau belanja ada diskonnya. Hahaha.

Akhirnya kami pulang. Capek sih tapi menyenangkan! Terima kasih teman-teman!

@theaarbar

Saturday, November 23, 2013

Liputan Malam: Kecelakaan.

HARI INI LIPUTAN MALAM LAGI!

Hari ini harus dapet berita! Minggu kemarin udah gak ngumpulin berita, masa minggu ini gak ngumpulin juga sih? Jangan dooong! Gak enak sama Bang Norman.

Tema hari ini adalah berita kecelakaan. Dulu waktu ambil matakuliah Dasar Dasar Ilmu Jurnalistik (DDIJ), saya juga dapat tugas liputan malam oleh Bang Moment. Mungkin karena sudah pernah liputan kecelakaan, saya dan teman-teman merasa santai.

Benar saja, sampai jam 1 pagi, anak-anak masih asik main PES di kostan Flat. Padahal mulai mencari berita itu pukul 12 malam hingga pukul 10 pagi. Hahaha... Emang dasar ya.

Dan kami mulai jalan pada pukul 1 pagi (dan lagi-lagi saya gak ada teman boncengan). Hahaha...

Tapi kali ini sungguh lucu, kami hanya stay di warung roti bakar. Nyemil-nyemil sambil pantengin TMC Polda Metro Jaya dan Radio Elshinta.

Sumpah... Ngehabisin duit banget deh. Mending mah stay di Warkop gitu. Ini malah stay di warung roti bakar yang menunya gak ada harganya gini. Akhirnya saya cuma pesan es teh dan roti bakar sarikaya.

By the way, sebenarnya kalau sudah mendekati pukul 5 pagi, saya agak takut. Takut gak dapet berita. Tapi alhamdulillah... Pukul 5 pagi ada kecelakaan mobil Pajero Sport nyungsep ke got besar di jalan Darmawangsa. Duuuh... Bahagia banget deh kalau udah dapet berita.

Setelah data-data dan foto terkumpul, akhirnya kami pulang ke rumah masing-masing. Bahagiaaa banget bisa pulang pagi. Masih bisa tidur nyenyak sampai siang nanti.

Duh... Terima kasih ya Allah. :')

@theaarbar

Sunday, November 17, 2013

Pop Up Cinema & Retrospective Bong Joon-ho JiFFest

Hari ini ngevolunteer lagi!

Hari ini spesial karena akan ada Indonesia Filmmakers Gathering dan special screening Snowpiercer dan lebih spesial lagi karena kita udah stand by dari pukul 13.00 WIB!

Mulai dari pukul 13.00 WIB, kita briefing sampe benar-benar paham dengan kerjaan masing-masing daaan hari ini (akhirnya) para volunteer dapat name tag! Yay! (Kenapa baru dapat name tag sekarang? Karena baru jadi hari ini juga).

Atas: Danu, saya, Kahfi, Vania, Grace, Fahmi.
Bawah: Rino, Levi, Kak Adis, dan Wildan.

Yay! My name!

By the way, saya punya teman-teman baru, yaitu para volunteer JiFFest juga. Mereka adalah Vania Ivena, Grace Esther, Wildan Ramadhan, Rino Sriwijaya, Fahmy Siddiq, Rizky Danurwindo, dan Fahlevi Andika Putra. Dan kita langsung akrab padahal baru pertama kali ketemu lho! :')

Hari ini sebelum mulai kerja, saya, Vania, Grace, Kahfi, dan Levi late lunch di Yoshinoya. Kita banyak ngobrol-ngobrol sampai Kak Jeffrey nelponin Vania buat cepet-cepet balik ke Blitzmegaplex. Duh sabar dong Kak Jeff. :p

Kerjaan saya hari ini adalah stay di depan Blitzmegaplex Grand Indonesia sambil bawa-bawa pamflet JiFFest buat dibagiin ke orang-orang yang lalu lalang daaan menjadi guide bagi para undangan Indonesia Filmmakers Gathering (yang gak tau tempat registrasi gatheringnya dimana).

Ada moment lucu dimana salah satu undangan Indonesia Filmmakers Gathering adalah orang bule. Dia kelihatan kebingungan gitu sambil bawa-bawa undangan IFG. Dengan takut-takut saya ngedatengin dia.

Saya yang gak pandai berbahasa Inggris cuma nyapa dia dengan 'excuse me'. Dan betapa speechless-nya saya, TERNYATA ORANG BULE ITU LANCAR BERBAHASA INDONESIA. Astaga... :')

By the way, yang diputar di Pop Up Cinema itu adalah Cinema Shorts: Doc is Doc, yaitu kumpulan film dokumenter pendek. Film-film dokumenter itu adalah; Bukit Bernyawa, Epic Java, Komedi Coklat, Grady Sang Penyembuh, dan Selamat Tinggal Sekolahku.

Sedangkan untuk Retrospective Bong Joon-ho, yang diputar adalah film-film berjudul The Host, Mother, dan special screening Snowpiercer (invitation only)!

Tadinya saya mau nonton Epic Java, tapi sayang sekali seat di GIK penuh, jadinya saya nonton Snowpiercer aja di Blitzmegaplex bareng volunteer yang lainnya.

Film Snowpiercer keren! 

Eh, kalau dipikir-pikir, saya ini kerja atau enggak sih? Rasanya saya kebanyakan mainnya deh daripada kerjanya. Hihihi... Ternyata emang enak banget kalo ngevolunteer di acara JiFFest.

Dan hari ini saya pulang bareng Grace. Ternyata Grace ngekost di deket UI (soalnya dia kuliah di UI). Wuih... Alhamdulillah ternyata ada yang searah. Hahaha...

Hari ini menyenangkan!

@theaarbar

Saturday, November 16, 2013

Liputan Malam: Kriminal.

Untuk kedua kalinya saya liputan malam...

Setelah selesai bertugas di JiFFest, saya langsung menuju kostan Flat yang terletak di tak jauh dari kampus. Keluar dari parkiran GI, saya langsung ngebut. Pengennya sih mengendarai Mamoot dengan santai, tapi jam tangan sudah menunjukan pukul 23.30 WIB mau gak mau saya harus ngebut agar sampai tepat waktu.

Hujan mulai turun di daerah Ps. Minggu. Saya merasa liputan malam kali ini tidak akan membawakan hasil. Hujan merata di Jakarta Selatan. Orang juga pasti mikir-mikir kalau mau berbuat kriminal. Mending mereka tidur dengan nyenyak, daripada harus berbuat kriminal di musim hujan ini.

Sesampainya saya di kostan Flat, anak-anak sudah pada siap berangkat. Yang akan liputan bersama saya kali ini adalah Flat (Safarianshah), Gareng (Bagus), Margo, Dion, Ridwan, dan Umi.

Ehem... Dari liputan malam pertama sampai sekarang, saya selalu membawa motor sendiri. Gak pernah ada yang boncengan sama saya. Mereka tau kali ya kalo boncengan sama saya tuh agak bahaya (soalnya saya suka tidur pas bawa motor). Tapi perlu digarisbawahi nih, ketika liputan malam, saya gak akan pernah bisa tidur. Saya insomnia. Saya cuma tidur pas pagi hari. Hehehe...

Liputan malam kali ini butuh perjuangan sekali. Hujan menjadi kendala kami. Kalo gak hujan sih, kita udah pasti ngiterin Jakarta sampai bensin habis. Tapi kali ini kami harus banyak berteduh di Polsek-Polsek. Kami berteduh di Polsek Mampang hingga pukul 3 pagi. Kemudian kami ke Polsek Kebayoran Baru dan berteduh di sana hingga pukul 4 pagi. Benar-benar hujan kali ini sangat tidak menguntungkan...

Dan benar saja... Kami tidak mendapatkan apa-apa hari ini. Deadline tugas pukul 10 pagi hari ini dan hingga jam 6 pagi kami tidak mendapatkan apa-apa. Saya sampai tidur di depan toko orang saking lelah dan hopelessnya tidak mendapatkan berita malam ini.

Akhirnya kami balik ke kostan Flat. Harusnya hari ini saya ada sesi 1, yaitu Pengantar Ilmu Ekonomi. Tapi saya enggan masuk. Badan saya pegal-pegal. Setelah ngaso di kostan Flat, pukul setengah 9 pagi saya pulang ke rumah untuk bersih-bersih dan istirahat.

Flat, Margo, Gareng, Ridwan. Saya gak kebagian lahan buat tidur :(
Pada akhirnya ketika saya masuk kelas Penulisan Berita, saya tidak mengumpulkan tugas. Yah... Mau gimana lagi? Saya gak dapet berita. Mau nulis berita fiktif? HAHAHA! Bodoh lah yang menulis berita fiktif agar mendapatkan nilai. Terus apa gunanya kuliah di jurusan Jurnalistik kalau ujung-ujungnya kalian malah bikin berita fiktif?

For your info, Bang Norman Meoko (selaku dosen matakuliah Penulisan Berita) ngasih tugas liputan malam agar kalian peka sama yang namanya berita. Melatih kalian agar bisa menjadi wartawan yang peka nantinya.

Yaaah... Begitulah.

Saya mau tidur ah! Besok kan mau ngevolunteer lagi di JiFFest. Eh besok Pop Up Cinema hari terakhir lho! Minggu depan ada World Cinema di XXI Epicentrum dan minggu depannya lagi akan ada Open Air Cinema di Monas. Yuuuk ah semangat! :D

@theaarbar

Friday, November 15, 2013

Pop Up Cinema JiFFest

Hari ini adalah hari pertama saya ngevolunteer di JiFFest dan partner saya hari ini adalah Kahfi Ramadhan (@kafkahfi). Ada yang familiar sama dia? Mungkin ada. Soalnya doi seleb tweet gitu deh karena followersnya 7 ribu keatas, kalau kata Kak Jeffrey sih. :p

Hari ini saya sudah stand by di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Grand Indonesia (sebelah Blitzmegaplex) dari pukul 14.00 WIB. Saya agak telat beberapa menit sih tapi ternyata masih sepi banget. 

Saya bingung kenapa masih sepi. Akhirnya saya WA Kak Jeffrey dan katanya, Kak Nana udah sampai di sana. Saya langsung menghubungi Kak Nana. Sambil nungguin Kak Nana naik ke atas, saya duduk-duduk di depan Blitzmegaplex.

By the way, saat itu saya belum kenal sama Kahfi lho (karena briefing saya dan dia berbeda waktunya).

Akhirnya Kak Nana datang dan kami langsung di briefing lagi. Saya sedikit gelagapan ditanyain soal jadwal JiFFest. Soalnya saya agak lupa-lupa (padahal kemarin saya baru aja di back office dan ngetweet tentang Pop Up Festival di akun JiFFest).

Yang semula saya mau ditaruh di meja registrasi, akhirnya gak jadi gara-gara saya masih belum hafal jadwal JiFFest. Duh... Malu-maluin ah.

Kalau kerjaan Kahfi sih jadi MC di setiap pertunjukan. Dia kelihatan gemeteran pas pertama kali ngomong diatas panggung. Saya sih cuma ketawa kecil dan bersyukur karena gak terpilih menjadi MC. Soalnya gue gak bisa ngomong di depan orang banyak. Alhamdulillah banget!

Hari ini ada tiga film yang diputar. Ada Elesan Deq A Tutuq (Jejak Yang Tidak Berhenti) karya Syaiful Anwar, Mangga Golek Matang di Pohon (The Mangoes) karya Tonny Trimarsanto, dan Toilet Blues karya Dirmawan Hatta.

For your info, film Toilet Blues adalah film dengan penonton terbanyak. Gila!

By the way, kerjaan saya hari ini (akhirnya) cuma ngambilin ID Card GIK (sambil terus-terusan bilang 'Terima kasih' sampai penontonnya keluar semua) di pintu keluar auditorium. Hahaha...

Ini nih ID Cardnya GIK

Mbak Shanty, founder JiFFest, lagi di wawancara sama SCTV

Karena kerjaan saya mudah dan tidak makan banyak waktu, saya dan Kahfi banyak main di Galeri Indonesia Kaya. Seru banget! GIK tuh kayak @America tapi versi Indonesianya. Keren banget deh! Selain masuknya gratis, di tiap weekend, GIK pasti ngadain acara di auditorium-nya. Entah pertunjukan theater, pertunjukan musik atau film. Wajib main ke sini!

Hari ini rapi sekali...

Sayangnya 'display only'. Padahal lucu banget!

Hari ini pakai tali sepatu keberuntungan!

Setelah selesai main-main, saya dan Kahfi dikasih waktu makan malam (sendiri-sendiri) dan dikasih uang 20 ribu/orang. Saya sama Kahfi bingung. Di GI, mau makan apa dengan uang 20 ribu? Akhirnya Saya dan Kahfi mutusin makan di Yoshinoya yang makanannya paling murah (setidaknya tidak hampir 30 ribu).

Setalah acara ini selesai, kami pulang ke rumah masing-masing dan siap ngevolunteerin lagi lusa nanti. Hehehe...

See ya!

@theaarbar

Thursday, November 14, 2013

Admin.

Hari ini back office!

Hari ini datang lagi ke kantor Muvila. Datang pukul 13.00 WIB dan pulang pukul 17.30 WIB, saya di sana mantengin layar notebook terus. Ngetweet dan ngeposting sesuatu di Facebook.

Saya pikir kerjaan saya hanya itu.

Tapi ternyata Kak Jeffrey nyuruh saya bantuin Kak Adis nelponin para penyumbang Save JiFFest untuk confirm kedatangan mereka di acara di premiere film Snowpiercer. Duh... Susah emang nelponin orang sibuk dan orang kaya. Ada yang telponnya di reject, ada yang gak diangkat-angkat, dan sekalinya diangkat, mereka gak bisa datang.

Kerjaan saya hari ini di back office cuma itu aja sih.

Dan saya pulang ke Depok dengan basah kuyup. Kehujanan dari Cilandak sampai Depok gara-gara gak bawa jas hujan. Nasib.

@theaarbar

Wednesday, November 13, 2013

Briefing.

Aaaakh!

Masih gak percaya kalau saya kepilih jadi volunteer JiFFest (Jakarta International Film Festival)! Syukur Alhamdulillaaah! :D

Hari ini saya briefing di kantor Muvila, tepatnya di Belleza Shopping Arcade, persis di sebrangnya ITC Permata Hijau.

Jauh? Jangan ditanya. Ketika berangkat, saya perlu 1 jam 30 menit dari Kampus Tercinta menuju kantor Muvila. Padahal briefingnya gak sampai 15 menit lho! Dan ketika pulang, saya butuh 2 jam dari kantor Muvila menuju rumah di Depok.

Perjuangan banget! Tapi sebanding sama apa yang gue dapat nanti: pengalaman.

Dari dulu saya sudah di doktrin sama om-om dan sepupu-sepupu yang lebih tua (dan berpengalaman, tentunya) untuk mencari pengalaman sebanyak-banyaknya sebelum benar-benar terjun ke dunia pekerjaan yang sesungguhnya nanti. Kalau soal uang urusan belakangan, yang penting pengalaman.

Makanya waktu itu saya kerja jadi Publicist di film 'Wanita Tetap Wanita' selama dua bulan sampai gak dibayar (bukannya gak mau dibayar tapi kita udah keburu muak sama produsernya yang bukan artis itu).

Pengalamannya? Ada dan banyak! Tapi saya tetap bersyukur karena nama saya terpampang indah di credit title sebagai Publicist (walaupun sedikit jengkel karena nama saya di sana adalah 'Thea Arbar Fathanah' dan kebodohan itu dibuat oleh produser saya).

By the way, saya diajak untuk back office juga lho jadi admin Twitter dan Facebook JiFFest! Alhamdulillah! Terima kasih ya Allah!

@theaarbar

Monday, November 11, 2013

I Love Monday!

Aku cinta hari senin!

Kenapa?

Soalnya hari ini saya main-main lagi ke kantor Mamak dan Mamak tetep menyempatkan diri buat ngajak belanja sepatu di Plaza Semanggi walaupun beliau lagi sibuk banget sama pekerjaannya *peluk dan cium Mamak*.

Ini dia sepatu baru! Converse kelima saya. Yang lama sudah pada rusak :(

Ganti talinya pakai tali warna shocking pink. Bwehehehe...

Dan hari ini akhirnya saya ngumpul lagi sama Hasna dan Momo di 7Eleven Kartika Chandra! Kangen berat saya sama Hasna alias partner in crime waktu masih magang di Wanita Tetap Wanita. Hehehe...

Sebenarnya Gudang Film lagi ada cara nobar film 'Adriana' di Hollywood XXI, tapi saya, Momo, dan Hasna tidak ikut nonton. Soalnya udah kepalang kangen banget. Daripada nonton, mending ngobrol-ngobrol. Iya kan? ;)

Banyak banget yang diomongin. Banyaaaaak banget. Ini kalau udah bertiga kenapa bisa rumpi gini ya? Hahaha...

Saya - Hasna - Momo






Apa yang kamu pakai hari ini?
Bowler hat from Grandy Shop, necklace from Nyala, I Love London bag from my Sister.



Setelah selesai quality time with Hasna dan Momo, saya pulang ke rumah. Eh, iseng-iseng saya buka email dan ternyata saya kepilih jadi salah satu volunteer JIFFEST! Wuih! Seneng banget saya! Dan ada panggilan briefing hari rabu minggu ini. Ya Allah... Alhamdulillah.

I LOVE MONDAY!

@theaarbar

Sunday, November 10, 2013

#HelloFest9 - Indonesian Motion Picture Arts Festival '13

Hari ini dimulai dengan rasa menyebalkan. Aa Fajar terlalu bawel karena saya telat. Tapi karena dia teman baik saya, maka saya diamkan saya. Sampai akhirnya dia membawa Mamoot dengan ngebut banget sampai-sampai hampir aja kecelakaan!

Meyebalkan.

Akhirnya saya langsung minta minggir agar saya saja yang membawa Mamoot. Kemarin baru kecelakaan ya, masa kecelakaan lagi. Gak lucu ah.

By the way lupakan rasa menyebalkan di pagi hari itu, Hellofest tahun ini menyenangkan! HelloFest tahun ini diadakan di Kompleks Kolam Renang GBK Senayan Jakarta. Walaupun super duper panas banget, tapi saya senang! Ini acara yang cukup menyenangkan karena saya gak merasa sesak saat belanja, walupun ada beberapa AC yang mati tapi gak masalah deh. Oiya, saya banyak belanja hingga menghabiskan Rp 400.000,- alias uang jajan saya dua minggu. Hiks...

Tix HelloFest9. Saya beli presale di Indomaret dengan harga Rp 10.000 saja!

Booth pertama yang saya datangin adalah boothnya Re:On Comics! Saya langsung beli volume 03-nya! Too bad saya kehabisan kaos The Grand Legend Ramayana ukuran XL. :'(

Yang saya senang dari booth Re:On Comics adalah yang ngelayanin kami itu para komikus atau penulisnya! Jadi kamu langsung bisa minta tanda-tangan! Keren kan! :D

Andik Prayogo - penulis cerita Lay Lay Cat sedang mendandatangani komik pembeli yang lain.
Komik keren punya Indonesia cuma Rp 20.000 lho! Gak rugi baca Re:On!

Dapet tandatangannya Vino dari komik Cyborg Idol Rinka.

Dan dapet tandatangannya Andik Prayogo! Hehehe...

Saya dan 'Aa ikut main dalam Survival Game dari IZOC (Indonesia Zombie Club). Hanya dengan membayar Rp 35.000 untuk couple dan Rp 20.000 untuk single, kamu bakal diajak lari-larian sama para zombie sambil mencari kartu tantangannya. Kamu diberi 3 menit untuk mencari itu. Oiya, untuk couple masing-masing dapat 2 life bar tapi untuk single dapat 4 life bar.

Gambar diambil dari situs Hellofest.
Ketegangan sebelum masuk arena 'perang' :p

Saya dan 'Aa dapat senjata pistol isi peluru 9 dan suntikan air untuk mem-freeze zombie. Dan di dalam saya cuma lari-larian aja. Si 'Aa udah kemana tau dengan membawa pistolnya. Saya cuma megang suntikan air untuk mem-freeze satu zombie. Menyebalkan.

Dan pada akhirnya kami kalah oleh waktu. Hih.

Saya baru sadar kalau kami tidak foto sama para KostuMasa - panggilan untuk para cosplayer. Karena saya pikir, saya sudah mulai bosan sama para cosplayer. Hehehe... Tapi 'Aa sih sempat tuh foto sama Miku-chan.

Kami juga gak jajan di booth makanan. Soalnya udah bosan sama Takoyaki dan Okonomiyaki (makanan kesukaan saya kalau lagi ada acara beginian). Hehehe...

Di HelloFest, saya cuma belanja, belanja, dan belanja! Gilaaak! Saya dan 'Aa ada kali muter-muter 10 kali! Lihat-lihat dan gak lama beli. Dasar perempuan. Tapi berbeda dengan 'Aa, belanjaan si 'Aa cuma figma Miku-chan seharga Rp 350.000 dan habis itu dia gak belanja sama sekali. Saya yang gila belanja. Parah... :'|


Apa yang saya pakai hari ini?
Polkadot dress from X To X, unbranded legging, Flatshoes 'Storyteller' from Popflats.co.


Ada yang lucu ketika saya menghampiri booth British Council, saya nonton film pendek animasi berjudul 'Varmints' agar saya bisa tweetreview dan mendapatkan merchandise dari British Council berupa totebag dan notebook.

Namun sayang sebelum saya tweetreview, BB saya langsung mati. Batrenya habis. Yaaah... Gimana dong? Saya mau banget totebag dan notebooknya. Akhirnya sama dan 'Aa keluar dari area acara HelloFest dan masuk ke JCC - acara Indocraft - hanya untuk mencari sebuah colokan. Setelah muter-muter Indocraft (dan gak menghasilkan apa-apa), saya dan 'Aa langsung ke area makanan di samping JCC dan alhamdulillah, ternyata ada satu colokan nganggur. Hanya dengan membeli nasi goreng dan teh botol, saya bisa ngecharger setengah jam. Hahaha...

Saya emang suka yang gratisan yang memerlukan tantangan. Akhirnya dapat juga totebag dan notebook dari British Council. Terima kasih! Hahaha...


Sebenarnya niatan saya setelah mendapatkan totebag dan notebook British Council, saya dan 'Aa langsung pulang tapi kayaknya sayang ya masih sore udah pulang. Akhirnya kita duduk-duduk di area teater. Tapi sedih banget ngelihatnya, banyak banget sampah yang berserakan dimana-mana. Duh... Merusak pemandangan banget. Semoga tahun depan gak kayak gini ya.






Setelah duduk-duduk dan foto-foto selama setengah jam, saya dan 'Aa pulang ke rumah. Ish... Sampai Depok saya basah kuyup. Untungnya barang-barang belanjaan saya gak ada yang basah. Cuma totebag dari British Council yang basah. Hehehe...

Terus apa aja yang kamu beli?

Yang saya beli di sana:

Gantungan Hello Kitty, Stitch, dan Spogebob (untuk Aam dan Mascot).

Re:On Comics dan tiga gantungan hape The Journal of Platina Parlour.

Ini dia yang saya incar dari dulu: gantungan boneka Voodoo!

Kalung Nyala.

Kaos KDRI.

Ini dia 'kenang-kenangan' dari #HelloFest9!

Woaaah! Seru banget kan hari ini! Ditunggu #HelloFest10-nya tahun depan ya! Dan semoga tahun depan lebih seru, lebih gokil, dan lebih baik. Amin. Hehehe...

@theaarbar

Saturday, November 9, 2013

Happy Wedding Elsa & Rian!

Happy wedding Elsa & Rian!

Ini pertama kalinya saya mendatangi acara pernikahan teman. Excited banget karena hari ini saya dandan dan saya meribetkan diri dengan memakai rok (dan meribetkan Kak Yuswo yang dengan senang hati mengantarkan saya untuk mencari taksi). Hehehe...


Fotonya pakai iPhone 5 milik Kak Yuswo :))

Rok : Colorbox
Wedges : Montego Bay Club

Acara pernikahan Elsa & Rian diadakan di Hotel Bumi Wiyata. Wuih... Seru banget. Elsa beruntung banget deh. Biasanya teman-teman saya yang lain kalau nikah di rumah. Elsa adalah teman SMP pertama saya yang nikah di hotel. Hahaha...


Ini foto saat akad nikah, sehari sebelum resepsi (dan saya tidak datang).

Makanannya juga enak-enak. Saya dan Ricky menjelajahi seluruh makanan. Tapi sayangnya semua makanan langsung ludes habis tanpa sisa. Dari Nasi Bali sampai Kambing Guling semuanya habis. Akhirnya kita cuma kebagian makan somay dan pudding. Hiks...


Ini sebagian teman-teman SMP saya :D

Ada moment lucu dimana lagi pada foto bareng pengantinnya dan di saat yang bersamaan kayu penyanggah pelaminannya hampir patah karena diatasnya ada saya dan adik kelas saya, Steffani. Duh... Pengen ketawa jadinya... Maaf ya Elsa kita ngerusak property. :))

Dan pada akhirnya saya pulang ke rumah dengan hati senang. Saya pulang dianterin Ricky lho. Walaupun sedang sakit, dia dengan senang hati mau nganterin saya sampai di depan rumah. Gilaaa... Cowok baik-baik banget sih, Ky! Jangan lupa minum obat, Ky. Hahaha... 

Ya itulah kisah pertama kali saya mendatangi acara pernikahan teman sebaya saya. Oiya, foto yang sama pengantinnya menyusul ya!

(Sebagian foto diambil dari Amanda's Facebook).

@theaarbar

Thursday, November 7, 2013

Kapan Kita Bertemu?

Tiba-tiba jam segini galau. Keinget status yang gak pernah keganti-ganti selama 19 tahun kurang 2 bulan. Hahaha... Kadang rasanya menyedihkan lho. Dulu memang saya munafik dengan bilang jomblo itu asik, bisa bebas, gak dikekang. Tapi sekarang enggak sama sekali!

Omong kosong!

Mungkin karena faktor umur saya yang mulai bertambah dan faktor ketakutan-ketakutan akan tidak punya pasangan etc. Sebenarnya saya tidak akan setakut ini kalau saja saya pernah merasakan yang namanya pacaran. Pacaran berarti ada lawan jenis yang menyukai kamu (walaupun itu hanya cinta monyet) dan ingin bersama kamu (walaupun dalam jangka waktu yang pendek).

Saya belum pernah pacaran sama sekali.

Berarti belum ada pria yang menyukai saya dan ingin bersama dengan saya.

Itulah kenyataannya. Hahaha...

Kadang saya berharap dilahirkan menjadi seorang pria. Karena seorang pria akan dengan mudah mengatakan sesuatu mengenai perasaannya kepada wanita. Kalau wanita kan sulit. Wanita itu terlalu banyak mikirnya. Lagipula saya enggan menyatakan perasaan saya lagi kepada seorang pria. Saya cukup trauma dengan insiden pernyataan cinta saya itu. Semoga itu menjadi pernyataan cinta pertama dan terakhir buat saya.

Tapi beberapa waktu yang lalu, saya dekat dengan seorang pria dan bahkan dia mengajak saya untuk menjalin hubungan. Tapi saya menolaknya karena: 1) kami kenal dari socmed, 2) saya takut menjalin hubungan dengan pria dari socmed, 3) saya masih awam.

Dan akhirnya saya menyesal. Apalagi kami berpisah karena miskomunikasi.

Saya menyesal karena mungkin saja pria itu adalah satu-satunya pria di muka bumi ini yang berani dan mau mencoba menjalin hubungan dengan saya.

Yah... Memang penyesalan datangnya di akhir. Yah... Manusia.

Kini saya hanya berharap ada satu pria yang mau mencoba menjalin hubungan dengan saya.

Tapi mungkin tidak dalam waktu dekat ini ya. Karena saya sedang menjadi wanita malas dengan kamar yang berantakan. Saya juga jarang ngampus karena sering kesiangan. Saya juga sedang menjadi wanita yang senang begadang.

Tuhan juga mikir-mikir kalau mau ngasih jodoh ya.

Dulu saya sempat menjadi wanita rajin. Tapi tetep aja seret jodoh. Jadi saya begini aja deh. Apa adanya. Hehehe...

Tapi kalau saya begini terus, mungkin saya gak bakal dapat jodoh dalam waktu dekat ini.

Ah tau deh ah.

(Setelah dipikir-pikir lagi, memalukan sekali memposting beginian. Ah tapi gak apa deh. Namanya juga curhat. Lagian gak ada yang baca juga gitu. Bwehehehe....)

@theaarbar

Monday, October 28, 2013

Kenakalan Remaja di Era Informatika

Ingat berita tentang video mesum murid SMPN 4 Jakarta yang tersebar via BBM (dan sekarang masih menjadi topik hangat di kalangan masyarakat)?

Sebenarnya kelakuan mereka yang seperti ini sudah terjadi dari dulu. 

Bedanya dengan sekarang adalah ketika teknologi memudahkan segalanya; mengabadikan sesuatu yang tidak seharusnya diabadikan. Yang langsung bisa di share secepat kedipan mata di media sosial seperti YouTube, Facebook, Twitter, dsb.

Hahaha... Gak percaya? Waktu saya SMP (tahun 2007-an) teman saya ciuman dengan mesra di depan saya dan teman-teman saya yang lainnya. Waktu itu kami tidak punya handphone canggih berkamera. Handphone kami benar-benar jadul sekali. Jadi kami tidak bisa merekam moment itu.

Kalau sekarang?

Bisa dibayangkan sendiri. Sudah bisa dipastikan ada puluhan, bahkan ratusan video mesum buatan amatir itu. Coba cek YouTube, pasti banyak sekali.

Itu efek buruk dari sebuah teknologi yang di salah gunakan.

Gimana cara mencegahnya?

Saya sih gak tau pasti gimana cara mencegahnya. Tidak membelikan gadget-gadget canggih kepada anak-anak, mungkin. Tapi gak mungkin juga ya. Anak balita zaman sekarang saja sudah mempunyai gadget-gadget canggih, masa yang sudah remaja tidak bisa mempunyai gadget-gadget canggih sih?

Yah... Begitulah.

*play lagu Efek Rumah Kaca - Kenakalan Remaja di Era Informatika*

@theaarbar