Saturday, February 25, 2012

Ujian Praktek Bahasa, Ivan, dan Masa Lalu

Hari ini seluruh murid-murid kelas XII SOCIAL dan SCIENCE akan mengikuti ujian praktek Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Ujiannya sangat gampang. Hanya disuruh membuat esai formal untuk Bahasa Indonesia dan letter untuk Bahasa Inggris. Untuk letter, gue minta tolong Kak Lian kemarin malam untuk menterjemahkan surat yang sudah gue buat kedalam Bahasa Inggris. Dia sepupu yang paling bisa dimintai bantuan. Hihihi… Thank you, sista! :*

Untuk esai formal Bahasa Indonesia, gue kelimpungan. Gue terlalu fokus ke ujian praktek Bahasa Inggris karena ujian praktek Bahasa Inggris adalah yang tersulit menurut gue jadi gue agak menyepelekan ujian praktek Bahasa Indonesia.

Alamak! Gak lagi-lagi deh. Susahnya minta ampun. Lain kali gue prepare yang bener deh. Alhasil gue hanya membuat 167 kata dari 300 kata yang diminta. Semoga nilai ujian praktek Bahasa Indonesia bisa lulus KKM. Amin.




By the way, hari ini kelas gue bertanding futsal melawan SMAN 6. Yaampun, itu kan sekolahannya Ivan! Dan ternyata kelasan gue bertanding melawan kelasannya Ivan!

Pukul setengah 2 siang, gue udah siap-siap berangkat ke GOR **** bersama Selly dan Bowo untuk menonton pertandingan seru ini. Semoga saja gue bisa melihat Ivan.

Saat itu gue dan dia sedang berada di tempat yang sama. Di waktu yang sama. Tapi mengapa kami tak beradu pandang? Apakah kami memang tidak ditakdirkan untuk bertemu kembali setelah tiga tahun tak berjumpa?

Iya, gue gak ngeliat Ivan sama sekali. Padahal pas gue tanya Bowo (teman satu SMP gue dan Ivan) si Ivan ada kok. Emang dia gak main. Kalau dia gak main, dia duduk dimana? Kenapa gue gak ngeliat dia???

Anyway, agak kecewa karena tidak bisa melihat Ivan. Padahal saat itu kami berada disatu tempat yang sama. Meman Tuhan tak mengizinkan. Tapi gue diizinkan untuk mengenang masa lalu.

Pulang dari GOR ****, gue ke rumah Tante Elin untuk sekedar melihat kucing-kucing kecil yang baru lahir beberapa minggu yang lalu.

Karena bosan hanya di rumah Tante Elin saja, gue mengajak Rama untuk jalan-jalan pakai motor.

Dan gue sengaja mengajak Rama untuk mendatangi tempat yang sudah enam tahun gak gue kunjungi. SDN Depok Baru 7. Tempat dimana enam tahun menuntut ilmu dan bertemu Ivan setiap harinya. Rindu saat-saat seperti itu.



SD gue ini gak banyak yang berubah. Yang berubah paling hanya kepala sekolah, guru-guru, AC yang dipasang di ruang kelas 6, dan perpustakaan yang lebih besar.

Gue jadi kangen teman-teman SD gue. Kapan reunian?

@theaarbar

No comments:

Post a Comment